Biasanya bikin router pakai freebsd, baru sekarang membuat router pakai ubuntu. kali ini ubuntu yang saya gunakan versi 9.10. kenapa saya pakai ubuntu, ni karena kebutuhan di warnet baru. selain untuk router juga untuk proxy, file sharing, data user, data server dns server, ftp. hem... satu komputer di suruh kerja keras... :D. tapi inilah yang terjadi. karena sikon yang memaksakan seperti ini. OkKellah Kaluo beggitu... langsung lanjut aja.
Tentunya komputer udah terinstall ubuntu. pasang 2 interface dalam hal ini eth0 arah ke client dengan ip 192.168.1.253 dan eth1 arah ke ISP atau bisa jg kalu menggunakan koneksi speedy arahin ke modem.
buka dengan pico lewat terminal konfigurasi network agar static, jadi saat komputer restart konfigurasi tidak berubah.
auto lo
server@nasrul:~$ sudo su -
[sudo] password for server:***** <-- masukkan password root root@nasrul:~# pico /etc/network/interfaces auto eth0 iface eth0 inet static address 192.168.1.253 network 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.1.255 #settingan untuk eth1 (untuk client) auto eth1 iface eth1 inet static address 222.124.XXX.XXX network 222.124.XXX.0 netmask 255.255.255.240 broadcast 222.124.XXX.255 gateway 222.124.XXX.XXX
simpan konfigurasi, kemudian restart network interface komputer.
root@nasrul:~#sudo /etc/init.d/networking restart
* Reconfiguring network interfaces... [ OK ]
edit nameserver di /etc/resolv.conf fungsi nameserver ini untuk menterjemahkan alamt domain ke ip dan sebaliknya antara server dengan publik.
root@nasrul:~#pico /etc/resolv.conf
# Generated by NetworkManager
nameserver 222.124.XXX.XXX
kemudian setting router sebagai dns client. agar client cukup memasukan primary dns dari ip router jadi nantinya ip gateway & ip primary dns client sama. konfigurasi ini menggunakan bind9. untuk install bind9 dengan langkah - langkah sebagai berikut :
root@nasrul:~#sudo apt-get install bind9
setelah installasi selesai masuk ke direktori bind di /etc/bind/ isi file bind sebagai berikut :
root@nasrul:~# cd /etc/bindedit file yang tercetak tebal. sesuaikan konfigurasinya sebagai berikut :
root@nasrul:/etc/bind# ls -al
total 68
drwxr-sr-x 2 root bind 4096 2010-01-06 19:13 .
drwxr-xr-x 138 root root 12288 2010-01-06 19:34 ..
-rw-r--r-- 1 root root 237 2009-08-20 05:00 db.0
-rw-r--r-- 1 root root 271 2009-08-20 05:00 db.127
-rw-r--r-- 1 root root 237 2009-08-20 05:00 db.255
-rw-r--r-- 1 root root 353 2009-08-20 05:00 db.empty
-rw-r--r-- 1 root root 270 2009-08-20 05:00 db.local
-rw-r--r-- 1 root root 2940 2009-08-20 05:00 db.root
-rw-r--r-- 1 root bind 463 2009-08-20 05:00 named.conf
-rw-r--r-- 1 root bind 490 2009-08-20 05:00 named.conf.default-zones
-rw-r--r-- 1 root bind 165 2009-08-20 05:00 named.conf.local
-rw-r--r-- 1 root bind 595 2010-01-06 19:13 named.conf.options
-rw-r--r-- 1 root bind 571 2010-01-06 19:13 named.conf.options~
-rw-r----- 1 bind bind 77 2010-01-06 19:02 rndc.key
-rw-r--r-- 1 root root 1317 2009-08-20 05:00 zones.rfc1918
options {
directory "/var/cache/bind";
// If there is a firewall between you and nameservers you want
// to talk to, you may need to fix the firewall to allow multiple
// ports to talk. See http://www.kb.cert.org/vuls/id/800113
// If your ISP provided one or more IP addresses for stable
// nameservers, you probably want to use them as forwarders.
// Uncomment the following block, and insert the addresses replacing
// the all-0's placeholder.
forwarders {
222.124.XXX.XXX;
};
auth-nxdomain no; # conform to RFC1035
listen-on-v6 { 127.0.0.1;192.168.1.253;any; };
};
tahapan selanjutnya konfigurasi NAT menggunakan iptables.
root@nasrul:~#/sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.0/255.255.255.0 -d 0/0 -j MASQUERADEBlok port yang rentan untuk serangan virus
selesai ok reboot pc router dengan perintah reboot. kalu mau menambahkan squid bisa di baca di sini tentang install squid
root@nasrul:~#/sbin/iptables -A FORWARD -p tcp --dport 135:139 -o eth1 -j DROP
root@nasrul:~#/sbin/iptables -A FORWARD -p udp --dport 135:139 -o eth1 -j DROP
root@nasrul:~#/sbin/iptables -A OUTPUT -p tcp --sport 135:139 -o eth -j DROP
root@nasrul:~#/sbin/iptables -A OUTPUT -p udp --sport 135:139 -o eth1 -j DROP
isi file rc.local
#!/bin/sh -e
#
# rc.local
#
# This script is executed at the end of each multiuser runlevel.
# Make sure that the script will "exit 0" on success or any other
# value on error.
#
# In order to enable or disable this script just change the execution
# bits.
#
# By default this script does nothing.
#exit 0
echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
/usr/local/etc/squid/sbin/squid -D
/sbin/iptables -A FORWARD -p tcp --dport 135:139 -o eth1 -j DROP
/sbin/iptables -A FORWARD -p udp --dport 135:139 -o eth1 -j DROP
/sbin/iptables -A OUTPUT -p tcp --sport 135:139 -o eth -j DROP
/sbin/iptables -A OUTPUT -p udp --sport 135:139 -o eth1 -j DROP
/sbin/iptables -t nat -A PREROUTING -i eth0 -p tcp -m tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-ports 3128
/sbin/iptables -t nat -A PREROUTING -i eth0 -p tcp -m tcp --dport 80 -j DNAT --to-destination 192.168.1.253:3128


Lam kenal bos...saya pengguna baru linux, ubuntu karmic koala yang saya pakai khusus nya. Lengkapnya seperti di bawah :
- AMD Anthlon II X2
- Dual OS [Karmic di install inside windows xp]
- PC Client Windows XP Professional 2
Pertanyaan :
1. Kalo kita langsung login root (super user) pada ubuntu bagaimana command line nya coz kalo saya liat sudo awal posisinya ada pada non super user.
2. eth0 & eth1 maksud nya keluaran n masukan rj45 arah ke modem dan HUB yah, berati harus ada 2 LANCARD dalam 1 CPU yah di PC yang di pake router tsb?
3. Network Interface maksud nya kartu jaringan/LanCard lain? apa CPU yang di restart nya?
4. Pada PC Client (WinXp) bagaimana konfigurasinya jika sudah sukses setting pc router nya?
5. Pada karmic koala yg di buat router tsb apakah masih bisa di pakai untuk keperluan administrasi, editing, browsing operator?
6. Misal di anggap sukses sebagai router dan keperluan input operator warnet, jika dimana pc server billing sekaligus router minta restart karena beberapa alasan bagaimana nasib koneksi Client?
Terima kasih dan tolong penjelasannya!
TAMBAHKAN SAYA SEBAGAI TEMAN YA MAS NASRUL
1. Kalo kita langsung login root (super user) pada ubuntu bagaimana command line nya coz kalo saya liat sudo awal posisinya ada pada non super user.
->> http://linux.nasrul.web.id/2010/04/login-as-root-on-ubuntu-with-gui-from.html
2. eth0 & eth1 maksud nya keluaran n masukan rj45 arah ke modem dan HUB yah, berati harus ada 2 LANCARD dalam 1 CPU yah di PC yang di pake router tsb?
->> benar membutuhkan 2 lancard . misalnya eth0 ke modem dan eth1 ke hub. silahkan di nat agar eth1 ke eth0 .
3. Network Interface maksud nya kartu jaringan/LanCard lain? apa CPU yang di restart nya?
->> network interface disini kartu jaringan yg di detecksi oleh ubuntu. jadi yg di restart konfigurasinya saja bukan sistem operasinya ini lah salah satu kelebihan linux dibanding win**** saat mengkonfigurasi tidak perlu restart komputer, cukup servicenya saja.
4. Pada PC Client (WinXp) bagaimana konfigurasinya jika sudah sukses setting pc router nya?
->> diwin xp konfigurasi network / lancardnya isi ip address untuk gewateway dari ip router.
5. Pada karmic koala yg di buat router tsb apakah masih bisa di pakai untuk keperluan administrasi, editing, browsing operator?
-->>> bisa, silahkan install GUI. tp saya gag merecomendasikan. kinerja router akan lebih berat nantinya. dan biasanya tidak bisa bekerja optimal.
6. Misal di anggap sukses sebagai router dan keperluan input operator warnet, jika dimana pc server billing sekaligus router minta restart karena beberapa alasan bagaimana nasib koneksi Client?
---> restart router jika menggunakan dan mengiplementasikan konfigurasi sprti yag ada di tulisan ini berarti saat router di restart. internet akan putus. namun untuk billing itu tergantung dari billing server. jika menggunakan billing explorer, client tidak terganttung timer billingnya dan harga akan tetap berjalan.
Thank mas nasrul atas jawabannya, mulai ketemu potongan2 inti nya sdikit demi sdikit soal linux tsb, maklum saya akrabnya di dunia Win+++, BTW ubuntu 9.10 yg di jadiin router/gateway di postingan di atas pake versi desktop or server nya...saya belum cukup pede pake versi server nya coz setau saya pas kemaren install karmic server interface nya hanya CLI saja, klu versi desktop nya c yg GUI alhamhamdulillah sampai dengan hari ini mulai menggeser os milik microsoft..